Skuad Timnas Austria di Piala Dunia 2026: David Alaba Tetap Andalan

Timnas Austria bersaing Piala Dunia 2026 dengan potensi yang sangat menjanjikan.

Diterbitkan 19 Mei 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Austria memasuki Piala Dunia 2026 dengan potensi yang cukup menjanjikan. Dengan sejumlah pemain yang berkarier di liga-liga elite Eropa, Austria layak dianggap sebagai salah satu kuda hitam yang dapat menyulitkan tim-tim besar dalam turnamen ini.

Di antara para pemain, David Alaba menjadi sosok yang paling menonjol. Bek yang bermain untuk Real Madrid ini tetap menjadi tokoh kunci dan pemimpin di ruang ganti Timnas Austria.

Namun, Austria tidak hanya mengandalkan Alaba saja. Terdapat banyak pemain dari tim yang dikenal dengan sebutan Das Team, yang secara rutin berlaga di Bundesliga Jerman dan Premier League, sehingga menunjukkan bahwa kualitas skuad kali ini cukup solid di berbagai posisi.

Dalam hal pertahanan, Austria memiliki perpaduan antara pengalaman dan kekuatan fisik yang baik. Selain Alaba, ada Kevin Danso yang menunjukkan performa konsisten bersama Tottenham Hotspur. Pemain lain seperti Stefan Posch, Philipp Lienhart, dan Marco Friedl juga memberikan kedalaman skuad yang sangat baik.

Di sektor sayap, Austria memiliki fleksibilitas yang cukup baik berkat kehadiran Phillipp Mwene dan Alexander Prass. Sementara itu, di posisi kiper, Alexander Schlager diprediksi akan menjadi pilihan utama berkat penampilannya yang mengesankan bersama RB Salzburg.

Penggerak Bundesliga di Sektor Tengah

Kekuatan utama Timnas Austria terletak pada sektor lini tengah mereka. Banyak pemain yang membela tim ini berasal dari klub-klub di Bundesliga, sehingga mereka sudah terbiasa bermain dengan tempo yang cepat.

Marcel Sabitzer masih menjadi otak permainan sekaligus sumber kreativitas tim. Gelandang yang bermain untuk Borussia Dortmund ini akan didukung oleh sejumlah pemain yang memiliki etos kerja tinggi, seperti Konrad Laimer dari Bayern Munchen dan Xaver Schlager yang memperkuat RB Leipzig.

Selain itu, Austria juga memiliki kejutan menarik dengan hadirnya Carney Chukwuemeka yang kini bermain untuk Dortmund, serta talenta muda Paul Wanner dari PSV Eindhoven.

Dengan kombinasi antara teknik yang mumpuni, agresivitas, dan stamina yang tinggi, lini tengah Austria berpotensi menjadi senjata yang sangat berbahaya di turnamen yang akan datang. Keberadaan pemain-pemain ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi performa tim dalam meraih hasil terbaik.

Lini Depan Austria

Di sektor serangan, tim yang dilatih oleh Ralf Rangnick masih mengandalkan pengalaman dari Marko Arnautovic. Meskipun usianya tidak lagi muda, striker yang bermain untuk Red Star Belgrade ini tetap memiliki naluri mencetak gol dan mentalitas yang kuat.

Selain Arnautovic, tim ini juga memiliki Michael Gregoritsch dan Sasa Kalajdzic yang siap memberikan variasi dalam serangan. Khususnya untuk Kalajdzic, postur tubuhnya yang tinggi bisa menjadi keunggulan penting ketika Austria menghadapi lawan-lawan yang sulit untuk ditembus.

Pada Piala Dunia 2026, Timnas Austria berada di Grup J bersama Argentina, Aljazair, dan Yordania. Mereka akan menjalani laga perdana fase grup melawan Yordania pada 16 Juni 2026, diikuti dengan pertandingan melawan Argentina pada 22 Juni, dan ditutup dengan pertemuan melawan Aljazair pada 27 Juni 2026.

Skuad Timnas Austria

Kiper: Alexander Schlager (RB Salzburg), Florian Wiegele (Viktoria Plzen), Patrick Pentz (Brondby)

Belakang: David Affengruber (Elche), Kevin Danso (Tottenham Hotspur), Stefan Posch (Mainz), David Alaba (Real Madrid), Philipp Lienhart (Freiburg), Phillipp Mwene (Mainz), Marco Friedl (Werder Bremen), Alexander Prass (Hoffenheim), Michael Svoboda (Venezia)

Tengah: Xaver Schlager (RB Leipzig), Nicolas Seiwald (RB Leipzig), Marcel Sabitzer (Borussia Dortmund), Florian Grillitsch (Braga), Carney Chukwuemeka (Borussia Dortmund), Romano Schmid (Werder Bremen), Christoph Baumgartner (RB Leipzig), Konrad Laimer (Bayern Munchen), Patrick Wimmer (Wolfsburg), Paul Wanner (PSV Eindhoven), Alessandro Schopf (Wolfsberger)

Depan: Marko Arnautovic (Red Star Belgrade), Michael Gregoritsch (Augsburg), Sasa Kalajdzic (LASK)

 

Sumber: Rizki Hidayat (Bola.com)