Kolombia Tahan Portugal di Piala Dunia 2026, RD Kongo Amankan Tiket 32 Besar

Kolombia vs Portugal berakhir 0-0, membawa Kolombia juara Grup K dan Portugal runner-up. RD Kongo lolos 32 besar usai menang 3-1 atas Uzbekistan.

OlehThomas
Diperbarui 28 Juni 2026, 08:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kolombia vs Portugal pada laga pamungkas Grup K Piala Dunia 2026 berakhir tanpa gol di Hard Rock Stadium, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026) pagi WIB. Hasil ini menempatkan Kolombia sebagai juara grup dengan tujuh poin, sementara Portugal finis di posisi kedua dengan lima poin.

Di partai lain, RD Kongo mengamankan tiket ke babak 32 besar sebagai salah satu peringkat tiga terbaik. Kemenangan 3-1 atas Uzbekistan memastikan mereka mengoleksi empat poin dan melaju dari fase grup.

Duel Kolombia–Portugal berjalan ketat. Peluang tercipta di kedua sisi, tetapi solidnya penjaga gawang membuat skor tetap 0-0 hingga peluit akhir.

Peluang Terbaik di Hard Rock Stadium

Kolombia langsung menekan melalui Jhon Cordoba. Sundulannya di awal laga melambung tipis di atas mistar, sebelum tembakan pada menit ke-16 dapat dibendung Diogo Costa.

Portugal membalas pada menit ke-23 lewat tendangan bebas Cristiano Ronaldo yang mengarah tepat ke pelukan Camilo Vargas. Menit ke-38, Bruno Fernandes mendapat kans dari jarak dekat, namun Vargas kembali sigap menepis. Skor kacamata bertahan sampai jeda.

Memasuki enam menit babak kedua, Joao Felix menyia-nyiakan peluang emas ketika sundulannya melambung. Kolombia menanggapi melalui Jefferson Lerma pada menit ke-55, tetapi upayanya dihentikan Costa. Richard Rios juga mengancam pada menit ke-62 meski sepakannya melebar.

Di masa tambahan waktu, Kolombia sempat merobek gawang Portugal via sundulan pemain belakang Davinson Sanchez, namun gol dianulir karena offside setelah pengecekan VAR.

Comeback RD Kongo di Mercedes-Benz Stadium

Di Mercedes-Benz Stadium, RD Kongo sempat tertinggal 0-1 pada babak pertama setelah Eldor Shomurodov mencetak gol pada menit ke-10. Nathanael Mbuku sempat menyamakan kedudukan di menit ke-17, tetapi dianulir wasit karena pelanggaran lebih dulu.

Kebangkitan datang pada paruh kedua. Yoane Wissa mengeksekusi penalti di menit ke-68 untuk menyamakan skor 1-1. Sepuluh menit berselang, Fiston Mayele membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Wissa menutup laga dengan gol keduanya pada masa injury time babak kedua sehingga RD Kongo menang 3-1. Kemenangan ini sekaligus menjadi yang pertama bagi RD Kongo di Piala Dunia, dan tim tersebut menorehkan sejarah dengan lolos ke babak 32 besar pada debutnya.