I.League Dorong Peringkat 3 BRI Super League Main di ASEAN Club Championship

I.League ingin tim peringkat ketiga BRI Super League 2025/2026 bisa dapat kesempatan main di ajang internasional.

Diterbitkan 14 Mei 2026, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Operator kompetisi I.League kembali mengupayakan agar tim peringkat ketiga BRI Super League 2025/2026 bisa bermain di ajang internasional. Jika berhasil, maka Persija Jakarta bakal tampil di kancah Asia Tenggara.

Persija Jakarta merupakan tim peringkat ketiga BRI Super League 2025/2026. Meski musim belum berakhir, Macan Kemayoran sudah mengunci posisi tersebut karena tak mungkin lagi mengejar gelar dan tidak akan tergeser dari tiga besar.

Secara regulasi, posisi itu tidak cukup untuk membawa Persija ke ajang internasional. Hanya juara dan runner-up BRI Super League 2025/2026 yang berhak bermain di kompetisi Asia musim depan.

Tim juara akan mendapatkan jatah kesempatan tampil di AFC Champions League Two (ACL 2) dari jalur play-off. Sementara tim runner-up bakal beraksi di AFC Challenge League. Pembagian ini sama persis seperti musim ini, di mana Indonesia diwakili Persib Bandung dan Dewa United Banten FC.

Selain kompetisi Asia, Indonesia kemungkinan dapat jatah satu turnamen internasional lagi, yakni ASEAN Club Championship. Namun, ajang tersebut diberikan kepada tim juara dan runner-up.

Dikonfirmasi I.League

Pembagian slot kompetisi Asia dan Asia Tenggara itu telah dikonfirmasi oleh Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra. Jatah tersebut sama seperti musim 2024/2025 untuk musim 2025/2026.

"Kan tadi kalau di AFC Competition, semua sudah tahu sendiri, ternyata meskipun ada perubahan sistem di AFC, tapi status kita di musim depan enggak berubah, ya. Masih di play-off-nya ACL 2 dan juga AFC Challenge League," kata Asep.

"Kalau yang ASEAN, kalau berkaca kepada regulasi, entry regulation-nya dari kompetisi memang menyebutkan juara dan juga, the next best place-nya (runner-up)," tambahnya.

Perjuangkan Persija

Pembagian jatah turnamen internasional itu sudah diinfokan I.League kepada para kontestan BRI Super League 2025/2026 pada awal musim. Namun Asep menyatakan bahwa pihaknya saat ini berupaya agar tim peringkat ketiga musim ini bisa mendapatkan tiket tampil di ASEAN Club Championship 2026/2027. 

"Harapan kita mudah-mudahan bisa diberikan. Tapi sekali lagi, saya agak berhati-hati menyiapkan ini karena ini bukan sebuah janji ya, tapi upaya kalau memang bisa diberikan kepada peringkat tiga," katanya. 

"Tapi kalau berdasarkan regulasinya memang harus satu dan dua. Sekali lagi kita menunggu saja karena AFF nanti akan merilis. Jadi, kita berupaya karena memang kita sangat ketat sekali. Karena kita dengar juga ASEAN Club Championship pesertanya nambah jadi 14, kan," sambungnya.

Kesempatan Persija

Upaya I.League ini bukan baru pertama kali dilakukan. Pada musim lalu, mereka sudah mencoba skema ini untuk diajukan ke Konfederasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF).

Saat itu I.League ingin Malut United FC yang menempati posisi ketiga Liga 1 2024/2025, ikut ACC 2025/2026. Tapi upayanya gagal karena AFF menolak dan Persib serta Dewa United memilih absen.

Artinya, jika upaya I.League kali ini berhasil, maka akan jadi kesempatan besar bagi Persija Jakarta bermain di ajang internasional.