Real Madrid Segera Amankan Bernardo Silva, Ini Faktor Kuncinya

Bernardo Silva berstatus agen bebas dan diincar Real Madrid, Barcelona, serta Atletico. Real Madrid optimis bisa merekrutnya, didorong Jose Mourinho.

OlehThomas
Diterbitkan 12 Juni 2026, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid berpeluang besar mendapatkan gelandang serang Bernardo Silva yang akan berstatus agen bebas pada 30 Juni 2026. Klub raksasa Spanyol tersebut telah mengajukan tawaran resmi dan kini berada dalam tahap negosiasi lanjutan untuk merekrut pemain internasional Portugal berusia 31 tahun itu.

Langkah ini menjadi sorotan di bursa transfer musim panas, mengingat kualitas dan pengalaman Silva di level tertinggi sepak bola Eropa.

Pelatih kepala baru Real Madrid, Jose Mourinho, disebut-sebut menjadi faktor pendorong utama di balik upaya klub untuk mendatangkan Silva. Mourinho menjadikan Silva sebagai target prioritas, menghargai keserbagunaan, pengalaman, kepemimpinan, dan mentalitas pemenang yang dimiliki sang gelandang.

Silva sendiri menyatakan bahwa ia mencari tim yang "benar-benar menginginkannya" dan di mana ia merasa akan "berguna". Sosok Mourinho memainkan peran penting dalam keputusan Silva memprioritaskan Real Madrid.

Masa depan Bernardo Silva telah menjadi topik hangat sejak ia mengakhiri sembilan tahun masa baktinya di Etihad Stadium bersama Manchester City. Selama periode tersebut, ia mengoleksi 20 trofi mayor, termasuk enam gelar Premier League dan satu Liga Champions UEFA. Keputusan final mengenai klub barunya akan diambil setelah Piala Dunia FIFA 2026, di mana Silva saat ini membela tim nasional Portugal, sebagaimana dikonfirmasi oleh agennya, Jorge Mendes.

Peran Krusial Jose Mourinho dan Kesepakatan Potensial

Ketertarikan Real Madrid terhadap Bernardo Silva tidak terlepas dari peran Jose Mourinho. Keduanya memiliki agen yang sama, Jorge Mendes, yang diyakini memuluskan proses negosiasi dan menjaga hubungan baik dengan presiden klub, Florentino Pérez. Mourinho secara spesifik menginginkan Silva bergabung dengan skuadnya untuk membawa karakter dan mentalitas pemenang yang telah terbukti di berbagai kompetisi. Ia melihat Silva sebagai sosok krusial dalam kepemimpinan yang dibutuhkan untuk merebut kembali gelar La Liga dari Barcelona.

Menurut laporan jurnalis Fabrizio Romano, Silva dan Real Madrid telah mencapai kesepakatan awal untuk kontrak berdurasi dua tahun. Kesepakatan ini akan mengikatnya di Santiago Bernabeu hingga musim panas 2028, dengan opsi perpanjangan satu tahun tambahan. Hierarki klub telah menyetujui persyaratan yang diajukan oleh pemain asal Portugal tersebut.

Real Madrid memandang Bernardo Silva sebagai "kesempatan pasar yang bagus" karena ketersediaannya secara gratis. Meskipun berusia 31 tahun, klub menilai Silva masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan. Pengumuman resmi mengenai transfer ini diperkirakan tidak akan dilakukan hingga setelah Piala Dunia FIFA 2026 berakhir.

Persaingan Ketat dari Barcelona dan Atletico Madrid

Sebelum Real Madrid muncul sebagai kandidat kuat, Barcelona sempat dianggap sebagai yang terdepan dalam perburuan Bernardo Silva. Laporan awal tahun ini bahkan mengklaim bahwa Silva telah mencapai kesepakatan prinsip dengan klub Catalan tersebut. Namun, Silva dilaporkan telah "berbalik arah" dari keputusan awalnya dan masih mengevaluasi pilihannya.

Meskipun ada minat kuat dari Barcelona, Silva dikabarkan memiliki kekhawatiran mengenai jaminan posisi starter reguler di Camp Nou, yang belum diberikan oleh Barca.

Pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, awalnya ragu-ragu mengenai kepindahan Silva, namun akhirnya memberikan persetujuannya dengan syarat ada pemain tengah yang keluar dari skuad. Silva sendiri menempatkan Barcelona sebagai tujuan utama, dan ia dikabarkan meminta gaji bersih sekitar 4 juta euro per musim, atau sekitar Rp81,7 miliar, dengan gaji kotor mencapai 8 juta euro per tahun (sekitar Rp165,2 miliar). Ia bahkan siap menurunkan tuntutan gajinya hingga hampir 50 persen demi mempermudah transfer ke Barcelona.

Atletico Madrid juga secara aktif mengejar Silva, melihatnya sebagai pengganti ideal untuk Antoine Griezmann yang akan meninggalkan klub. Atletico dilaporkan ingin menyelesaikan kontrak Silva sebelum Piala Dunia. Ketersediaan Silva sebagai agen bebas menjadi daya tarik besar bagi Atletico, karena tidak ada biaya transfer yang diperlukan.

Silva berpotensi menjadi pemain dengan gaji tertinggi di Atletico jika kesepakatan tercapai, dengan klub mencari cara untuk memenuhi tuntutan gajinya. Namun, Silva tetap memprioritaskan Barcelona meskipun Atletico telah mencoba membuka pembicaraan.

Evaluasi Opsi dan Penundaan Keputusan Final

Bernardo Silva secara konsisten menunda keputusan finalnya mengenai klub baru hingga setelah Piala Dunia FIFA 2026. Hal ini memungkinkan dirinya untuk fokus sepenuhnya pada turnamen bersama tim nasional Portugal, sambil tetap mengevaluasi berbagai opsi yang tersedia. Ia menyebutkan bahwa ia memiliki "banyak pilihan" dan menghormati semua klub yang tertarik.

Selain klub-klub Spanyol, Juventus juga menunjukkan minat kuat terhadap Silva. Klub asal Turin itu menjadikan Silva sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah dan meningkatkan kreativitas tim. Juventus membutuhkan sosok yang mampu membuka ruang dan menghadirkan variasi serangan. Namun, Juventus tidak sendirian dalam perburuan ini, dengan banyak klub Eropa dan Timur Tengah juga tertarik.

Jika transfer Silva tidak berjalan mulus, Juventus menempatkan Brahim Diaz dari Real Madrid sebagai opsi kedua karena gaya bermainnya dinilai mirip.