Binus dan UPH Berbagi Gelar Juara di Campus League 2026 Jakarta

Tim basket Binus dan UPH sama-sama gagal mengawinkan gelar di final Campus League 2026 regional Jakarta. Kedua tim bertemu di final putra dan putri.

OlehThomas
Diterbitkan 01 Juni 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tidak ada tim yang berhasil mengawinkan gelar pada gelaran Campus League 2026 bola basket regional Jakarta. Universitas Pelita Harapan dan Bina Nusantara harus puas berbagi gelar setelah tidak bisa menyapu bersih kedua final yang dimainkan Minggu (31/5/2026).

UPH dan Binus sama-sama bertemu di final putra dan putri Campus League 2026 regional Jakarta. Hasilnya, Binus juara di putri, sedangkan pada sektor putra jadi milik UPH yang kebetulan bertindak sebagai tuan rumah karena pertandingan digear di Basketball Court UPH, Tangerang.

Final putri dimenangi Binus dengan 47-37. Binus harus berjuang keras menaklukkan perlawanan UPH. Kuarter pertama berjalan sengit. Binus cuma unggul tipis 11-10.

Memasuki kuarter dua, Binus mampu memperlebar margin keunggulan menjadi 22-19. Di kuarter ketiga UPH bangkit. Mereka bahkan sempat berbalik unggul sebelum tembakan tiga angka poin guard Binus Kiera Ammaabel Hadinoto membuat skor imbang 33-33 dia khir kuarter tiga.

Di kuarter penentu, Kiera memimpin Binus menjauhi UPH. Beberapa kali tembakan tiga angka alumni DBL itu membuat Binus akhirnya menang dengan selisih 10 angka.

Binus bangga dengan pencapaian ini. Mereka senang mengukir sejarah sebagai tim pertama yang juara Campus League. Kini mereka membidik gelar juara di level national. The National Campus League 2026 bola basket akan digelar pada Juni 2026 ini.

"Ini event Campus League yang pertama, kami sudah target gimana caranya jadi juara yang pertama. Karena pasti kan juara di gelaran pertama akan dikenang. Ini juga mimpi anak-anak untuk jadi juara di nasional, semoga kami bisa mencapai target itu," kata pelatih M. Ridzky Ichwan Pratama.

Dominasi Putra UPH

Sementara pada final putra, UPH tampil dominan sejak kuarter pertama. UPH langsung unggul jauh 21-14. UPH terus memperlebar margin keunggulan menjadi dua digit. Mereka tak memberi kesempatan Binus mendekat. Upaya Binus mengawinkan gelar pun kandas. UPH menang 67-55.

Aaron Nathanael dan I Nyoman Aldo Dharma Yudha menjadi kunci kemenangan UPH di laga final. Keduanya sama-sama menyumbang poin terbanyak dengan torehan 13 poin.

"Kunci kemenangan malam ini kita konsisten, play in our level. Menurut saya Eagles (tim basket UPH Tangerang) punya kultur budaya yang berbeda, menurut saya kultur di UPH ini kita dituntut harus sempurna di dalam maupun luar lapangan. Untuk persiapan menuju nasional pastinya kita akan latihan sangat keras karena akan berhadapan dengan tim yang bagus-bagus," ujar Aaron.

Perbanas Jadi Wakil Ketiga Jakarta ke The National

Sementara itu satu jatah ke The National sektor putra diamankan oleh Institut Perbanas. Mereka menang telak 65-41 atas Universitas Trisaksi.

Untuk The National, Jakarta memang mendapat jatah lebih tiga tim dibanding regional lainnya. Pasalnya regional Samarinda hanya mendapat jatah satu wakil saja di The National yakni Universitas Mulawarman yang berstatus sebagai juara.

Sementara juara tiga putri juga didapat Perbanas. Bedanya juara tiga putri tak meraih tiket ke The National. Tahap nasional putri memang hanya diikuti delapan tim tanpa perwakilan Samarinda.

CEO Campus League, Ryan Gozali mengaku bersyukur penyelenggaraan Campus League 2026 - Regional Jakarta Season 1 berjalan lancar dengan sportivitas tinggi. Menurutnya, hal itu sejalan dengan visi Campus League untuk menghidupkan ekosistem kompetisi olahraga di tingkat Universitas.

“Tujuan Campus League adalah meningkatkan ekosistem olahraga kampus, untuk membuat ekosistem olahraga di kampus hidup. Kami tidak hanya bicara soal pembinaan atlet, tapi juga pembinaan manusia seutuhnya,” ucapnya.