Nasib Sial Neymar Jelang Piala Dunia 2026: Lagi-lagi Cedera

Neymar dilaporkan mengalami cedera anyar tak lama setelah dipastikan masuk dalam daftar pemain Brasil untuk Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 21 Mei 2026, 22:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nasib kurang beruntung kembali menghampiri Neymar menjelang persiapan timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Penyerang Santos tersebut dilaporkan mengalami cedera anyar tak lama setelah dipastikan masuk dalam daftar pemain Selecao.

Pihak Santos mengumumkan bahwa Neymar mengalami gangguan pada bagian betis kanan usai menjalani serangkaian tes medis. Kondisi itu pun langsung memicu kekhawatiran terkait peluang sang bintang tampil maksimal pada ajang dunia tahun depan.

Situasi ini menjadi sorotan karena Neymar sejatinya baru kembali memperkuat Brasil setelah lama menepi akibat cedera ligamen lutut serius yang dialaminya pada 2023 lalu. Pemain berusia 34 tahun itu sebelumnya harus menjalani pemulihan panjang sebelum kembali mendapat kepercayaan membela negaranya.

Cedera terbaru tersebut hadir pada waktu yang kurang tepat bagi Neymar. Ia kini dituntut segera memulihkan kebugarannya sebelum dijadwalkan bergabung bersama skuad Brasil pada 27 Mei mendatang.

Cedera Neymar Masih Ringan

Kepala tim medis Santos, Rodrigo Zogaib, berusaha menenangkan kekhawatiran publik mengenai kondisi Neymar. Menurutnya, cedera yang dialami mantan pemain Barcelona dan PSG itu tidak masuk kategori serius.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya edema sekitar dua milimeter pada betis kanan Neymar. Akibat kondisi tersebut, ia dipastikan absen dalam pertandingan Copa Sudamericana kontra San Lorenzo.

Selain itu, Neymar juga kemungkinan besar tidak akan dimainkan saat Santos berhadapan dengan Gremio pada lanjutan kompetisi domestik. Meski demikian, Santos bersama federasi sepak bola Brasil disebut terus memantau perkembangan pemulihan pemainnya secara berkala.

“Neymar mengalami cedera betis ringan, edema. Namun, menurut rencana kami, perkembangannya akan memungkinkan ia untuk bugar minggu depan ketika ia bergabung dengan tim nasional," ujar Zogaib kepada ge, dikutip Goal.

Pemanggilan Neymar ke Timnas Brasil Jadi Perdebatan

Cedera yang kembali dialami Neymar membuat keputusan Carlo Ancelotti memanggilnya ke timnas Brasil mulai menuai banyak perhatian. Kondisi fisik sang pemain dianggap belum sepenuhnya meyakinkan untuk menjalani agenda besar bersama Selecao.

Laporan ESPN menyebut Ancelotti sebenarnya ingin membawa pemain yang benar-benar berada dalam kondisi terbaik. Karena itu, masalah kebugaran Neymar dinilai dapat memengaruhi rencana sang pelatih asal Italia.

Staf pelatih Brasil juga dikabarkan masih mencermati kesiapan Neymar menjalani sesi latihan perdana. Kondisinya bahkan akan terus dievaluasi menjelang laga uji coba menghadapi Panama pada 31 Mei di Stadion Maracana.

Saat ini Neymar masih menjalani proses pemulihan intensif bersama tim medis pribadinya di pusat latihan Rei Pele milik Santos. Klub pun diyakini tidak ingin mengambil risiko dengan memaksanya tampil melawan Deportivo Cuenca demi menjaga peluangnya membela Brasil.

Neymar Sempat Tersentuh Saat Dipanggil Brasil

Sebelum kabar cedera terbaru muncul, Neymar sempat mengungkapkan perasaan harunya setelah kembali mendapat panggilan tim nasional Brasil. Baginya, momen tersebut terasa emosional setelah melalui perjalanan panjang melawan cedera.

Neymar mengatakan perjuangan untuk kembali mengenakan jersey Selecao bukan hal yang mudah. Ia harus menghadapi banyak tantangan selama masa pemulihan sebelum akhirnya bisa kembali dipercaya.

Penyerang Santos tersebut juga mengaku mendapat dukungan besar dari orang-orang di sekitarnya selama menjalani masa sulit. Karena itu, pemanggilan ke timnas dianggapnya sebagai hasil kerja keras banyak pihak.

“Saya menangis selama beberapa jam, tidak mudah untuk sampai di sini. Setelah nama saya diumumkan, Anda tahu itu sepadan dengan mengatasi segalanya, menanggung usaha tersebut," kata Neymar kepada Santos TV.

“Pemanggilan saya bukan hanya untuk saya, tetapi untuk semua orang yang merupakan bagian dari proses ini.”