Iran Pindahkan Markas Piala Dunia 2026 dari Amerika Serikat ke Meksiko: Atasi Kendala Visa dan Geopolitik

Federasi Sepak Bola Iran mengonfirmasi pemindahan markas Piala Dunia 2026 dari Amerika Serikat ke Meksiko, demi menghindari masalah visa.

OlehThomas
Diterbitkan 24 Mei 2026, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) telah mengonfirmasi pemindahan markas latihan tim nasional mereka untuk Piala Dunia 2026. Keputusan penting ini menggeser lokasi persiapan dari Amerika Serikat ke Meksiko setelah mendapat persetujuan resmi dari FIFA.

Presiden FFIRI, Mehdi Taj, mengumumkan relokasi ini pada Sabtu, 23 Mei 2026, menyusul kekhawatiran terkait ketegangan geopolitik dan masalah visa. Awalnya, Timnas Iran dijadwalkan akan bermarkas di Tucson, Arizona, Amerika Serikat.

Markas baru Timnas Iran kini akan berlokasi di Tijuana, Meksiko, yang secara strategis berada dekat perbatasan dengan San Diego, Amerika Serikat. Pemindahan ini diharapkan dapat mengatasi potensi kendala administratif dan keamanan bagi rombongan tim Iran selama Piala Dunia 2026.

Konfirmasi dan Lokasi Baru Markas Timnas Iran

Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) secara resmi mengonfirmasi pemindahan markas latihan tim nasional mereka untuk Piala Dunia 2026. Relokasi ini diputuskan dari Amerika Serikat ke Meksiko, sebuah langkah yang telah disetujui oleh FIFA. Presiden FFIRI, Mehdi Taj, mengumumkan keputusan ini pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Semula, Timnas Iran direncanakan untuk bermarkas di Tucson, Arizona, Amerika Serikat, selama gelaran Piala Dunia 2026. Namun, markas baru mereka kini akan berada di Tijuana, Meksiko, sebuah kota yang terletak strategis di selatan San Diego, Amerika Serikat.

Perpindahan ini menjadi perhatian publik sepak bola internasional karena dianggap sebagai salah satu persiapan unik menjelang turnamen akbar tersebut. Dengan bermarkas di Tijuana, skuad Iran nantinya hanya akan masuk ke wilayah Amerika Serikat saat menjalani pertandingan resmi sesuai jadwal turnamen.

Alasan Utama Pemindahan Markas Timnas Iran

Keputusan untuk memindahkan markas latihan Timnas Iran didasari oleh beberapa pertimbangan krusial. Salah satu alasan utama adalah ketidakpastian seputar perang di Timur Tengah dan kekhawatiran akan masalah keamanan. Pejabat keamanan dan pimpinan federasi semakin khawatir akan potensi gangguan serta keselamatan rombongan tim jika tetap berada di Amerika Serikat.

Selain itu, masalah visa juga menjadi faktor pendorong utama dalam relokasi ini. Federasi Sepak Bola Iran menyatakan ketidakpastian apakah visa AS akan diberikan kepada semua anggota tim, sehingga pemindahan markas ini bertujuan untuk mengatasi potensi kendala administratif tersebut.

Aspek logistik juga turut dipertimbangkan. Tijuana dinilai lebih strategis karena kedekatannya dengan Inglewood, California, tempat Iran akan memainkan dua pertandingan grup pertama mereka. Lokasi baru ini juga menawarkan fasilitas latihan lengkap, termasuk gym dan restoran pribadi, yang dibutuhkan tim. Jarak dari Tijuana ke Los Angeles hanya sekitar 55 menit perjalanan udara, menjadikannya lebih efisien dibandingkan Arizona.

Proses Persetujuan FIFA dan Jadwal Pertandingan Iran

Presiden FFIRI, Mehdi Taj, menegaskan bahwa setiap markas tim peserta Piala Dunia harus mendapatkan persetujuan dari FIFA. Persetujuan FIFA untuk pemindahan markas Iran didapatkan setelah Federasi Sepak Bola Iran mengajukan permintaan resmi dan melakukan serangkaian pertemuan.

Pertemuan tersebut melibatkan pejabat FIFA dan Piala Dunia di Istanbul, serta webinar dengan Sekretaris Jenderal FIFA di Teheran. Proses ini memastikan bahwa keputusan relokasi markas telah sesuai dengan regulasi dan standar yang ditetapkan oleh badan sepak bola dunia.

Timnas Iran sendiri tergabung dalam Grup G pada Piala Dunia 2026, bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Mereka dijadwalkan akan memainkan pertandingan pertama melawan Selandia Baru pada 15 Juni di Inglewood, California. Pertandingan kedua akan menghadapi Belgia enam hari kemudian, juga di Inglewood, California, sebelum menutup fase grup melawan Mesir pada 26 Juni di Seattle.