Prediksi Mesir vs Iran: Goreskan Sejarah Baru

Mesir dan Iran berhadapan di Lumen Field, Seattle, dalam laga krusial Piala Dunia 2026. Kedua tim berjuang lolos dari Grup G menuju babak gugur.

Diterbitkan 26 Juni 2026, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Grup G Piala Dunia 2026 akan mencapai puncaknya saat Mesir dan Iran saling berhadapan dalam pertandingan di Lumen Field, Seattle, Minggu (27/6/2026) pukul 10.00 WIB. Laga ini menjadi penentu nasib kedua tim, di mana peluang untuk melangkah ke babak gugur masih terbuka lebar bagi Mesir maupun Iran.

Mesir memasuki pertandingan terakhir sebagai pemuncak Grup G dengan koleksi empat poin. Mereka memulai kampanye Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang 1-1 melawan Belgia, sebelum kemudian meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Selandia Baru pada pertandingan kedua.

Hasil imbang melawan Iran sudah cukup bagi Mesir untuk mengamankan tempat di Babak 32 Besar, sementara kemenangan akan memastikan mereka lolos sebagai juara Grup G. Sejak partisipasi debut di 1990, Mesir belum pernah berhasil melampaui babak grup Piala Dunia.

Di sisi lain, Iran berada di posisi kedua Grup G dengan dua poin dan tetap tak terkalahkan. Tim Melli, yang menduduki peringkat ke-20 dunia menurut FIFA, memulai turnamen dengan hasil imbang 2-2 melawan Selandia Baru, di mana mereka berhasil bangkit dari ketertinggalan dua kali.

Kemudian, Iran menampilkan salah satu performa pertahanan terbaik di turnamen dengan menahan imbang Belgia tanpa gol. Namun, hasil imbang mungkin tidak cukup untuk menjamin kelolosan Iran, terutama jika Belgia berhasil mengalahkan Selandia Baru di pertandingan lain.

Jalur Mesir dan Kontribusi Mohamed Salah

Perjalanan Mesir di Piala Dunia 2026 menunjukkan performa yang solid setelah hasil imbang dan kemenangan dalam dua laga awal mereka. Kemenangan 3-1 atas Selandia Baru menjadi bukti kekuatan serangan Mesir, yang didorong oleh penampilan gemilang Mohamed Salah.

Bintang Liverpool ini telah menjadi motor penggerak tim, menyumbangkan satu gol dan dua assist dalam dua penampilan pembukanya di turnamen. Performa Salah akan sangat vital dalam upaya Mesir untuk mengamankan posisi teratas di Grup G dan melaju ke fase berikutnya, mengingat hasil imbang saja sudah cukup untuk mengamankan tempat di babak 32 Besar.

Iran: Pertahanan Solid dan Skenario Lolos

Iran telah menunjukkan ketahanan yang luar biasa di Grup G, dengan dua hasil imbang dari pertandingan mereka di Piala Dunia. Hasil 2-2 melawan Selandia Baru, di mana mereka dua kali bangkit dari ketertinggalan, menunjukkan semangat juang tim. Sementara itu, hasil imbang tanpa gol melawan Belgia menyoroti kekuatan lini pertahanan mereka yang terorganisir, menjadikannya salah satu penampilan defensif terbaik di turnamen sejauh ini.

Rekor tak terkalahkan Iran kini telah diperpanjang menjadi lima pertandingan di semua kompetisi, menegaskan status mereka sebagai tim yang sulit ditaklukkan. Meskipun demikian, posisi mereka di klasemen masih rentan, dan mereka harus berjuang keras untuk memastikan kelolosan, karena hasil imbang mungkin tidak cukup jika Belgia meraih kemenangan atas Selandia Baru.

Persiapan Tim dan Prediksi Susunan Pemain

Pelatih Mesir, Hassan, kemungkinan besar tidak akan melakukan banyak perubahan pada sistem atau personel timnya, mengingat momentum positif yang telah mereka bangun.

Namun, ada keraguan terkait kondisi Hamdy Fathy, yang terpaksa keluar sebelum babak pertama melawan Selandia Baru karena dugaan cedera hamstring. Jika Fathy gagal pulih tepat waktu, Ramy Rabia, yang menggantikannya dalam pertandingan tersebut, diperkirakan akan mempertahankan tempatnya di jantung pertahanan bersama Yasser Ibrahim.

Di kubu Iran, tidak ada masalah cedera besar yang dilaporkan. Meskipun demikian, pelatih Amir Ghalenoei mungkin akan melakukan satu atau dua penyesuaian setelah hasil imbang melawan Belgia. Alireza Jahanbakhsh, yang masuk menggantikan Saleh Hardani dalam pertandingan tersebut, berpeluang untuk kembali ke starting XI.

Jika Jahanbakhsh masuk, Ramin Rezaeian bisa diminta untuk beroperasi dalam peran wing-back yang lebih dalam, sementara sisa tim diperkirakan akan tetap tidak berubah.

Perkiraan Pemain

Mesir: Shobeir; Hany, Ibrahim, Rabia, Fatouh; Attia, Lasheen; Salah, Ashour, Ziko; Marmoush.

Iran: Beiranvand; Rezaeian, Khalilzadeh, Nemati, Hajsafi, Kanaani; Mohebi, Ezatolahi, Ghoddos, Jahanbakhsh; Taremi.