Vozinha Menganggur usai Tampil Heroik di Piala Dunia 2026

Vozinha, kiper hebat dari Timnas Tanjung Verde, menganggur setelah mencatatkan prestasi luar biasa di Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 29 Juni 2026, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kiper berpengalaman dari Timnas Tanjung Verde, Vozinha, baru-baru ini menyatakan dalam status tanpa klub. Hal ini terjadi di tengah momen bersejarah ketika ia berhasil memimpin Tanjung Verde lolos ke fase knock-out Piala Dunia 2026.

Tanjung Verde berhasil mengamankan tiket otomatis ke babak 32 besar dengan menduduki posisi kedua di Grup H. Keberhasilan ini menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi negara kepulauan kecil tersebut, yang untuk pertama kalinya tampil di ajang Piala Dunia.

Dalam sebuah wawancara dengan jurnalis asal Brasil, Daniel Braune, Vozinha mengungkapkan bahwa ia belum menemukan klub baru, meskipun ia terbuka untuk berbagai kesempatan yang ada.

"Saya mengakhiri kontrak dengan klub sebelumnya, Deportivo Chaves, dan saat ini saya belum memiliki apa pun," ungkap Vozinha. "Saya terbuka untuk semuanya. Kita lihat saja nanti apa yang akan datang."

Meskipun telah mencapai usia 40 tahun, performa luar biasanya di Piala Dunia 2026 diyakini akan menarik perhatian banyak klub yang ingin menggunakan kemampuannya.

Menjadi Pahlawan Tanjung Verde

Vozinha telah menjadi salah satu tokoh kunci dalam kesuksesan Tanjung Verde menciptakan sejarah baru. Tim yang dikenal dengan julukan Blue Sharks ini menjadi debutan pertama yang berhasil mencapai fase gugur Piala Dunia setelah Slovakia pada tahun 2010.

Dalam babak 32 besar, mereka akan bertanding melawan juara bertahan, Argentina. Negara kecil dengan populasi sekitar 500 ribu jiwa ini juga mencatatkan rekor sebagai negara dengan jumlah penduduk terkecil yang pernah melaju ke fase gugur Piala Dunia.

Penampilan terbaik Vozinha terlihat pada laga pembuka Grup H melawan Spanyol. Ia menunjukkan performa luar biasa dengan menjaga gawangnya tetap bersih dari gol, sehingga pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0. Penjaga gawang berpengalaman ini berhasil menggagalkan berbagai peluang dari para pemain Spanyol, termasuk Lamine Yamal dan Nico Williams.

Berkat penampilannya yang mengesankan, jumlah pengikutnya di Instagram meningkat pesat, dengan tambahan sekitar satu juta akun. Vozinha juga mencatatkan clean sheet keduanya dari tiga pertandingan grup saat Tanjung Verde bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi. Hasil tersebut memastikan mereka menempati posisi kedua Grup H setelah Uruguay kalah dari Spanyol.

Pertahanan Juga Berkontribusi

Keberhasilan Tanjung Verde tidak hanya bergantung pada aksi heroik dari Vozinha. Pertahanan mereka juga menunjukkan performa yang sangat solid selama fase grup. Salah satu pemain yang menarik perhatian adalah Roberto Pico Lopes. Bek yang saat ini bermain untuk Shamrock Rovers di Liga Irlandia ini memiliki cerita yang menarik sebelum bergabung dengan tim nasional.

Sebelum menjadi pesepak bola, Lopes bekerja sebagai penasihat kredit perumahan. Ia menerima tawaran untuk memperkuat Timnas Tanjung Verde melalui LinkedIn dan awalnya mengira bahwa pesan dari pelatih tersebut hanyalah spam. Pemain berusia 33 tahun ini akhirnya bertransformasi menjadi pesepak bola profesional penuh waktu pada tahun 2017, dan membuat debutnya bersama Timnas Tanjung Verde pada tahun 2019.

 

Sumber: Aning Jati (Bola.com)