Borneo FC Samarinda Gagal Juara, Fabio Lefundes Soroti Aturan Head-to-Head

Borneo FC Samarinda harus gagal juara meski memiliki 79 poin, sama seperti Persib Bandung.

Diterbitkan 24 Mei 2026, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes mengekspresikan kegagalan timnya menjuarai BRI Super League 2025/2026. Ia menyoroti aturan head to head yang berlaku, tapi tetap menerima kenyataan pahit tersebut.

Borneo FC harus puas menjadi runner-up BRI Super League 2025/2026 setelah Persib Bandung mengunci gelar juara pada pekan ke-34 alias terakhir. Pesut Etam duduk di posisi kedua dengan koleksi 79 poin.

Perolehan poin Borneo FC sebenarnya sama seperti Persib yang menjuarai BRI Super League 2025/2026. Namun, Pesut Etam jadi yang kedua karena kalah secara head to head.

Soroti Aturan Head to Head

Fabio Lefundes sebagai pelatih Borneo FC, menyoroti kegagalan ini. Sebab Pesut Etam sebenarnya punya banyak keunggulan secara statistik dibanding Persib.

"Musim ini kita enggak bisa juara karena ada peraturan head-to-head. Karena kalau kita lihat statistik yang lainnya, kita adalah yang lebih bagus jauh," kata Lefundes usai melawan Malut United FC, Sabtu (23/5).

Jika mengintip statistik, Borneo FC tercatat sebagai tim paling banyak menang dan terproduktif. Mereka mengemas 25 kemenangan dengan total 74 gol serta hanya kebobolan 31 kali (+43). 

Catatan itu lebih baik dari Persib yang memenangkan 24 dari 34 pertandingan, dan hanya mencetak 59 gol serta kebobolan 22 kali (+37). Bahkan Borneo FC mengungguli tim-tim lain, bukan hanya Pangeran Biru.

Tetap Ikhlas

Tapi, pada akhirnya Lefundes menerima hasil yang ada. Sebab aturan head to head sesuai dengan ketentuan I.League selaku operator kompetisi sejak awal musim.

"Tapi ya itu bukan (keputusan) saya. Saya nggak bisa kontrol karena itu sudah diakui oleh PT Liga," kata Lefundes.

"Ini sama seperti musim lalu juga, Borneo enggak bisa masuk di posisi keempat karena kalah head-to-head juga sama Persebaya (finis di urutan lima)," tambahnya.

Pada musim ini, Borneo FC gagal menang atas Persib. Mereka hanya sekali imbang (1-1) di kandang sendiri dan menelan satu kekalahan (1-3) di markas Pangeran Biru.

Bangga dengan Pemain

Karena itu, pelatih asal Brasil tersebut tetap mengapresiasi perjuangan timnya sepanjang musim. Dia mengaku sangat bangga dengan kiprah dan perjuangan Borneo FC selama musim ini.

"Tapi jujur saja, aku sangat bangga dengan hal-hal yang kita bisa ciptakan musim ini. Kita adalah tim yang paling banyak menang di kompetisi ini," katanya.