Pesan Emosional Sir Alex Ferguson untuk Pep Guardiola

Pep Guardiola menceritakan pesan penuh makna yang ia terima dari legenda Manchester United, Sir Alex Ferguson.

Diterbitkan 24 Mei 2026, 22:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pep Guardiola menceritakan pesan penuh makna yang diterimanya dari legenda Manchester United, Sir Alex Ferguson, setelah memutuskan akan meninggalkan Manchester City pada penghujung musim ini. Pesan itu datang sesaat setelah Guardiola mengonfirmasi bahwa perjalanannya bersama The Citizens segera berakhir.

Manajer asal Catalunya tersebut akan mengakhiri kebersamaan selama 10 tahun di Etihad Stadium. Dalam rentang waktu itu, Guardiola sukses menghadirkan lebih dari 20 gelar bergengsi sekaligus mengubah Manchester City menjadi salah satu klub paling dominan di Eropa.

Di tengah persaingan sengit Manchester City dan Manchester United selama bertahun-tahun, ucapan dari Ferguson menjadi momen yang sangat membekas bagi Guardiola. Ia mengaku begitu tersentuh menerima pesan langsung dari sosok yang selama ini dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik sepanjang sejarah Premier League.

Guardiola Terharu Mendapat Pesan dari Ferguson

Guardiola mengungkapkan cerita tersebut menjelang pertandingan kandang terakhirnya menghadapi Aston Villa. Menurutnya, pesan dari Ferguson menjadi salah satu bentuk penghargaan paling istimewa yang pernah ia terima sepanjang kariernya.

"Salah satu pujian terbesar yang pernah saya dapat adalah ketika menerima pesan dari Sir Alex Ferguson kemarin, dan itu membuat saya sangat bahagia," ujar Guardiola.

Eks pelatih Barcelona tersebut mengatakan Ferguson secara khusus memberikan ucapan selamat atas perjalanan panjang dan pencapaian Manchester City selama berada di bawah arahannya.

"Dia memberi selamat kepada saya atas perjalanan ini dan semua pencapaian kami. Itu sangat berarti bagi saya," lanjut Guardiola.

Meski pernah berdiri di kubu rival, hubungan penuh rasa hormat antara Guardiola dan Ferguson tetap terjaga hingga sekarang. Guardiola bahkan beberapa kali menyebut Ferguson sebagai tolok ukur utama dalam hal konsistensi dan kesuksesan di Premier League.

Guardiola Mengenang Sosok Ferguson dan Cruyff

Guardiola kemudian menyamakan Ferguson dengan mentornya, Johan Cruyff. Ia merasa bangga karena Ferguson masih dapat menyaksikan perkembangan Manchester City menjadi salah satu kekuatan utama di sepak bola Eropa.

"Bukan untuk merendahkan diri sendiri, tetapi dia memang yang terbaik di negara ini," kata Guardiola.

"Saya sangat merindukan Johan Cruyff. Dan saya bahagia Sir Alex, yang terbaik, masih bisa melihat semua ini."

Guardiola juga sempat mengingat kembali julukan "noisy neighbours" yang dulu pernah dilontarkan Ferguson kepada Manchester City ketika klub tersebut mulai berkembang menjadi pesaing serius Manchester United.

"Saya rasa sekarang Sir Alex tidak akan menyebut kami noisy neighbours lagi. Kami tetap tetangga, dan saya sangat senang dia masih ada untuk menyaksikan perjalanan kami," tambah Guardiola.

Guardiola Berseloroh Soal Dialek Ferguson

Dalam suasana yang lebih santai, Guardiola mengungkap bahwa pesan dari Ferguson dikirim melalui voicemail. Walau hubungan keduanya cukup dekat, ia mengaku tetap membutuhkan sedikit usaha untuk memahami seluruh isi pesan tersebut.

Guardiola bahkan bercanda bahwa beberapa bagian ucapan Ferguson perlu "diterjemahkan" karena dialek khas Skotlandia milik mantan manajer Manchester United itu cukup sulit dipahami.

Sepanjang kariernya, Guardiola memang beberapa kali terlibat duel besar melawan Ferguson. Saat masih menangani Barcelona, ia sukses membawa Blaugrana mengalahkan Manchester United dalam dua final Liga Champions.

Kini, Guardiola tengah bersiap menuntaskan laga-laga terakhirnya bersama Manchester City sebelum resmi menutup era suksesnya di Etihad Stadium pada akhir musim nanti.

Klasemen Liga Inggris 2025/2026