Viktor Axelsen Belum Kepikiran jadi Pelatih Usai Pensiun, Fokus Berbisnis

Viktor Axelsen telah sebulan sejak memutuskan pensiun sebagai pebulu tangkis profesional.

Diterbitkan 24 Mei 2026, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Viktor Axelsen menggeluti dunia baru setelah menggantung raketnya alias pensiun sebagai pebulu tangkis profesional. Legenda tunggal putra dunia asal Denmark itu kini menekuni dunia bisnis yang jauh dari bulu tangkis

Axelsen memutuskan pensiun sebagai pebulu tangkis profesional pada 15 April 2026. Dia tak lagi menekuni dunia yang menghidupkan dan membesarkan namanya sejak kecil karena cedera punggung kronis yang dialaminya sejak tahun sebelumnya.

Cedera punggung itu mengharuskan seorang Viktor Axelsen memprioritaskan kesehatan jangka panjang dibandingkan kompetisi. Dia pun meninggalkan bulu tangkis di usia 32 tahun.

Kini setelah sebulan pensiun, Viktor Axelsen menyambangi Indonesia, tepatnya Jakarta. Dia datang untuk kegiatan meet and greet bertajuk "Celebrating the Legacy of Viktor Axelsen" bersama dengan para penggemarnya sekaligus membagikan kabar terbarunya.

"Ya kehidupan harian saya masih cukup terstruktur. Saya mencoba menghabiskan waktu sebanyak mungkin dengan kedua putri saya sebisa mungkin," kata Axelsen saat ditanya kabarnya sekarang di The Westin Jakarta, Minggu (24/5).

"Namun, ketika saya tidak bersama mereka, saya mencoba mengirim mereka ke tempat penitipan anak dan sekolah, dan kemudian saya selalu melakukan latihan fisik," tambahnya.

Belum Kepikiran Melatih

Ketika ditanya soal kemungkinan menjadi pelatih usai pensiun, Axelsen mengatakan belum tertarik untuk melanjutkan dengan melatih. 

Tapi Axelsen menegaskan masih akan beraktivitas di dunia yang telah membesarkannya dengan cara berbeda. 

"Saat ini belum ada dalam rencana (untuk jadi pelatih). Saya tahu bahwa saya akan terlibat dalam olahraga ini dalam beberapa cara," kata Axelsen.

"Dalam peran apa dan bagaimana bentuknya, saya belum begitu yakin. Tapi saya tidak melihat diri saya mengambil jalur kepelatihan tradisional seperti sekarang ini," imbuh dia.

Geluti Dunia Bisnis

Saat ini, Axelsen mengungkapkan bahwa dirinya tengah menggeluti dunia bisnis bersama rekannya. Kebetulan, temannya memiliki kemampuan dalam urusan kecerdasan mesin dan manajemen risiko.

"Saya memiliki bisnis dengan seorang teman, yang telah membantu saya dengan investasi saya. Jadi kami menjalankan bisnis manajemen risiko dalam hal investasi. Jadi ya, ini sesuatu yang benar-benar berbeda, dan saya sangat menikmatinya," ungkapnya.

Selain itu, Axelsen juga masih terikat dengan sejumlah sponsor. Dia pun memenuhi kegiatannya pasca pensiun dengan melibatkan sejumlah sponsor, termasuk seperti saat ini dengan datang ke Jakarta.

"Dan saya juga masih melakukan banyak pekerjaan dengan sponsor saya seperti Yonex, Monitor ERP, HSBC. Jadi, saya masih cukup sibuk dan menikmati hidup," sambung Axelsen.

Dapat Dukungan Sponsor

Axelsen tetap menikmati menjalani kehidupan barunya, termasuk berbisnis karena ternyata salah satu sponsornya turut memberikan dukungan. Yakni Monitor ERP, penyedia solusi Enterprise Resource Planning (ERP) terkemuka untuk industri manufaktur.

"Saya rasa dengan Monitor ERP, kami memiliki nilai-nilai yang sama dalam hal bagaimana kami menjalani kehidupan profesional dan juga kehidupan di luar bisnis dan performa," katanya.

Sementara, CEO Monitor ERP Asia Tenggara Daniel Haggmark mengatakan kerja sama dengan Axelsen menjadi bagian penting dari komitmen perusahaan dalam membangun standar kualitas jangka panjang.

"Nilai yang sama inilah yang setiap hari kami bawa untuk mendukung pertumbuhan komunitas manufaktur di Indonesia," kata Haggmark.